Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Kita seperti dua paralel

Hari-hari, minggu-minggu kita bisa berbahagia bersama dapat dihitung dengan jari...
Mengapa begitu?



Mengapa...
Kita seperti dua paralel yang berbeda, dua semesta yang berbeda, sumbu magnet yang saling menolak. Selalu saja seperti itu. Menyebalkan bukan.
Di saat engkau sedang bahagia, mood ku runtuh dan sedih.
Dan juga di saat engkau sedang sedih dan berdiam diri, mood ku menjadi naik dan gembira.
Salah satu hal yang aku benci adalah, ketika aku sedang bersedih orang disebelahku bersorak gembira dan tidak peduli denganku. Mungkin aku cemburu kepadanya, atau mungkin aku haus akan perhatian makanya aku tidak senang dengan hal itu.

Apakah ini hanya kebetulan... apa takdir?
Tidak. Jangan bilang itu takdir, kalau itu takdir kita tidak bisa menyatu. Hanyalah minyak di atas air. Gula pasir dibawah Air dingin.
Mengapa kita tidak bisa berbahagia bersama, mengapa selalu harus salah satu emosi kita menjadi korban. Apakah kita tidak bisa melemparkan senyuman dan tawa kepada satu sama lain?



Aku bar…

Renungan di Bulan Bahasa

Kamis, H-1 acara Bulan Bahasa di sekolah kami. Seperti setiap tahunnya Bulan Bahasa akan diadakan oleh Osis untuk siswa-siswa sekolah. Ada lomba, perayaan dan penampilan juga dari murid-murid. Tetapi... melihat anak-anak osis baru sedang mempersiapkan Bulan Bahasa tersebut membuat gue... merenung. Seakan kembali ke masa lampau. Memikirkan "Oh iya gue dulu juga pernah gitu" "Jadi inget gue dulu kayak gitu". Dulu. Pulang sore setiap Senin-Kamis karena ada rapat Osis membincangkan event atau acara berikutnya. Setiap acara pun kita selalu di maki dan seperti tidak di sambut hangat baik oleh murid. Tetapi itu tidak menghalangi kami untuk melanjutkan proker kami. Mereka yangsedang menaruh meja di atas meja, menyempurknakan barisannya agar bisa menjadi satu panggung yang layak dipakai. Aku dulu pernah seperti itu, seksi dekorasi yang kerepotan mencari sana-sini pulang sampai jam 7 hanya menggunting, lem , lalu mencari property lainnya. Kenangan itu membuat gue tertegun…

Work work work work work

#nowplaying Rihanna ft. Drake - Work *Sigh* Sungguh bulan yang sangat ketat dan sibuk Oktober ini. Projek, Pekerjaan Rumah, Tugas Sekolah dalam satu. Bulan yang luar biasa! Tetapi di bulan ini lah justru bukannya karena tugas lebih banyak malah semakin mengeluh capek, tidak kuat, dll. Justru menurut gue ini lah sebuah tantangan! Tantangan gue untuk menyelesaikan ini semua. 
Menurut gue ini juga sebagai latihan gue buat masa depan. Disaat gue lagi kuliah atau sudah kerja, sedang membuat projek film besar dengan schedule yang sangat ketat (Amin).  Di tengah-tengah kesibukan jika ada pikiran 'capek' gue selalu mengingatkan diri gue sendiri "Ini baru awal dari karir lo" "Tantangan untuk masa depan!" "Sekarang aja capek gimana kerja nanti? Gimana kuliah nanti? Double Triple mungkin". 



Gak harus untuk duit kita kerja keras, mendapatkan hasil yang memuaskan aja gue rasa itu sudah menjadi faktor bangga gue. Karena ada beberapa orang yang hanya kerja kera…