How many people reading my blog?

Jumat, 28 Oktober 2016

Renungan di Bulan Bahasa

Kamis, H-1 acara Bulan Bahasa di sekolah kami. Seperti setiap tahunnya Bulan Bahasa akan diadakan oleh Osis untuk siswa-siswa sekolah. Ada lomba, perayaan dan penampilan juga dari murid-murid.
Tetapi... melihat anak-anak osis baru sedang mempersiapkan Bulan Bahasa tersebut membuat gue... merenung. Seakan kembali ke masa lampau. Memikirkan "Oh iya gue dulu juga pernah gitu" "Jadi inget gue dulu kayak gitu".
Dulu. Pulang sore setiap Senin-Kamis karena ada rapat Osis membincangkan event atau acara berikutnya. Setiap acara pun kita selalu di maki dan seperti tidak di sambut hangat baik oleh murid. Tetapi itu tidak menghalangi kami untuk melanjutkan proker kami.
Mereka yangsedang menaruh meja di atas meja, menyempurknakan barisannya agar bisa menjadi satu panggung yang layak dipakai. Aku dulu pernah seperti itu, seksi dekorasi yang kerepotan mencari sana-sini pulang sampai jam 7 hanya menggunting, lem , lalu mencari property lainnya.
Kenangan itu membuat gue tertegun dan tersenyum. Kerja keras lalu kalo di lihat dari skrg skrg itu lucu dan menjadi sesuatu yang sangat dikenang.
Melihat anak-anak kelas yang sedang bersuka ria latihan untuk tampil besok juga membuat ku tertegun. Oh bagaimana momen ini, saat ini bisa selalu ku kenang. Mengingatkan gue sekarang sudah kelas 12. Hanya 5 bulan lagi gue akan naik ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya dan berarti meninggalkan yang sebelumnya juga.
Suasana kelas ramai, semua orang bersorak ria menikmati kesenangan, Mereka saling bekerja sama mendukung sesama timnya. Sungguh, hal yang jarang dilihat tetapi lebih mahal drpd berlian.

"Kadang kita hanya rindu dengan Suasananya, bukan orangnya"
"Sometimes we miss the memories, not the person."
Dari segala pikiran gue tadi, melihat mereka semua dari balkon sekolah. Gue untuk saat ini hanya bisa bersyukur atas karunia Allah swt dan menikmati momen yang ada. Selagi kita bisa menikmati, kapan lagi? ;)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar